Kuatkan Niat, Ya?


Hai, akhirnya saya kembali lagi menulis. Setelah melewati waktu waktu yang berlalu dengan berbagai cobaan dan tantangan (aduh) selama kurun waktu setahun terakhir, dengan upaya upaya dan juga hal hal baru yang saya dapatkan pula, akhirnya saya memutuskan kembali merutinkan diri untuk menulis. Bisa tentang televisi – yang telah menjadi kekuatan dan pengalaman saya, bisa… Continue reading Kuatkan Niat, Ya?

Memulai dengan Investasi


Haloha, saya kembali lagi. Situasi belakangan ini membuat saya harus membagi waktu untuk dapat bisa menulis kembali. Akhirnya saya menyempatkan kembali untuk menulis di blog ini. Kesibukan saya kini bertambah. Selain tetap bekerja di dunia nyata dan merancang konsep serta tampilan dari Sisi.silang, saya kini juga harus memantau portofolio investasi dan berita ekonomi. Beberapa waktu… Continue reading Memulai dengan Investasi

Jadi Customer Service itu…


Hai, saya kembali di blog ini. Tentu, kembali bukan berarti dengan situasi yang sama. Namun, berubah menjadi lebih intim sehingga blog ini jadi blog "pribadi" seutuhnya.   Belakangan ini saya sibuk dengan Sisi.silang yang akan dirombak tampilannya. Selain itu aktivitas dunia nyata saya juga menyita pikiran dan tenaga. Sehingga memang nampaknya otak jadi seperti tak terbiasa… Continue reading Jadi Customer Service itu…

Menegur talent yang bersalah.


Pada akhirnya, lebih baikpun KPI mengurusi bagaimana teguran mereka bisa benar-benar impact terhadap industri penyiaran secara umum dibandingkan tetiba menjadi "polisi moral". Ini masih jauh lebih penting.

Mengapa harus ada sebutan media anti Islam?


Kalau ada yang mengatakan “media jangan bermain framing” tapi sering membaca media massa setipe itu yang juga (tak mereka sadari) sedang bermain framing , maka simpan saja argumenmu.

Semua soal pemblokiran Tumblr.


Namun, apakah ini adalah kesalahan Kominfo semata?

Mereka yang “Ramai” Soal Televisi


Kepopuleran televisi (sementara) memang tiada tanding. Bahkan, meskipun sosial media dan Youtube menjamur. Beberapa waktu yang lalu, ditengah kesenggangan waktu yang ada, saya mengikuti "kopdar" alias kopi darat (alias ketemuan) dengan beberapa teman-teman yang sebelumnya saya kenal karena sosial media. Teman-teman ini memiliki latar belakang yang berbeda-beda, ada yang masih sekolah, ada yang kuliah dan… Continue reading Mereka yang “Ramai” Soal Televisi

Kelana Episode 10 : (Kembali) Soal “Kapan Nikah” dan Laki-Laki


"Kapan nikah?" Ya, pertanyaan paling "menyebalkan" abad ini versi para warganet (terbukti dari banyaknya artikel yang rilis soal hal ini) muncul juga di komentar foto saya di Instagram. Padahal, pertama saya laki-laki dan yang komen juga laki-laki, kedua komentar ini muncul di foto diri saya dan captionnya juga tak mengarah ke arah sana, apalagi berbicara… Continue reading Kelana Episode 10 : (Kembali) Soal “Kapan Nikah” dan Laki-Laki

Kasus “Misteri Rumah Tjong A Fie” dan Apa yang Mesti Disorot


VIRALKAN! Pesan bernada tegas ini muncul dalam grup chat Line saya. Wih. Ini apaan yang disuruh viral? Ternyata, ada screenshot dari Instastories seseorang yang dimasukkan kedalam status Line. Isinya, kesal karena sebuah program TV melecehkan sejarah dari seorang tokoh keturunan Tionghoa yang berasal dari Medan, Sumatera Utara. Nama tokohnya : Tjong A Fie. Jadi, program… Continue reading Kasus “Misteri Rumah Tjong A Fie” dan Apa yang Mesti Disorot

Critics for Dummies (Apapun Tentang Kritik untuk Pemula) Jilid 3 – Terakhir


Sudah baca artikel yang pertama dan kedua belom? Baca dululah. Lah kok gitu sih bang? Kan udah jelas mereka berpihak kemana, itu jelas mereka kalau kritik ngga bakalan pernah jernih karena udah ketauan jelas mereka ngarahnya kemana. Apakah ada prasyarat kalau kritik harus selalu di posisi netral? Sepanjang pengalaman saya sih, ngga ada orang kritik… Continue reading Critics for Dummies (Apapun Tentang Kritik untuk Pemula) Jilid 3 – Terakhir